About Me

header ads

Fasprov Fisika MA Dari Yogyakarta Ikuti Diskusi PBL & PjBL

Apa itu model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL)

Para Guru tentu tidak asing dengan model pembelajaran tersebut.

Dua guru Fisika MA dari Yogyakarta sekaligus merupakan pengurus MGMP Fisika MA D.I. Yogyakarta mengikuti Refreshment Fasprov Fisika MA 2022 yang diselenggarakan di Surabaya. Salah satu kegiatannya adalah diskusi mengenai Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL). Secara singkat bisa kita pahami, bahwa PBL merupakan model pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran siswa pada masalah autentik sehingga siswa dapat menyusun pengetahuannya sendiri, menumbuh kembangkan keterampilan yang lebih tinggi dan inkuiri, memandirikan siswa dan meningkatkan kepercayaan diri sendiri. Pembelajaran berbasis masalah antara lain bertujuan untuk membantu siswa mengembangkan ketrampilan berfikir dan ketrampilan pemecahan masalah. Sedangkan PjBL adalah model pembelajaran yang menjadikan peserta didik sebagai subjek atau pusat pembelajaran, menitikberatkan proses belajar yang memiliki hasil akhir berupa produk. Artinya, peserta didik diberi kebebasan untuk menentukan aktivitas belajarnya sendiri, mengerjakan proyek pembelajaran secara kolaboratif sampai diperoleh hasil berupa suatu produk. Sehingga, PjBL adalah model pembelajaran berupa tugas nyata seperti kerja proyek, berkelompok, dan mendalam untuk mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna.

Bersama dengan Ari Satriana, M.Pd guru fisika MAN 1 Yogyakarta pada kegiatan “Refreshment Fasilitator Provinsi jenjang MI/MTs/MA Zona 2” di Surabaya, Arif Alfatah, S.Pd.Si, M.Sc guru fisika MA Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta menyimpulkan bahwa model pembelajaran PBL dan PjBL menjadi titik tekan materi yang disampaikan IN kepada Fasprov. Hal tersebut bisa dilihat dari materi fisika yang berjumlah kurang lebih 10 Unit Pembelajaran (UP) fisika dengan masing-masing Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sekitar 3 sampai dengan 4 macam kegiatan berbasis PBL dan PjBL.

Selama kegiatan refreshment, para Fasprov mempraktikkan beberapa LKPD dari masing-masing UP fisika secara praktikum langsung mengerjakan proyek ataupun menganalisis masalah, juga melakukan kegiatan praktikum dan analisis masalah secara virtual/online. Sehingga pelaksanaan model pembelajaran PBL-PjBL ini bisa dilaksanakan menggunakan media nyata yang ada di sekitar, dan juga melalui media maya/virtual, serta bisa juga perpaduan antara media nyata maupun maya mengikuti tema serta kondisi masing-masing madrasah. Presentasi hasil kerja atau karya peserta selalu harus ada disetiap kegiatan sebagai bagian dari proses laporan/pertanggungjawaban ilmiah, sekaligus menutup setiap proses pembelajaran. (Alf)


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar