Dalam sambutannya, Musahir menyampaikan permohonan maaf dari Kepala MAN 1 Sleman yang tidak dapat hadir secara langsung karena ada kegiatan lain yang tidak dapat ditinggalkan. Meski demikian, pihak madrasah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan MGMP Fisika MA DIY di MAN 1 Sleman.
“Kami menyampaikan permohonan maaf karena Kepala Madrasah belum bisa membersamai kegiatan ini secara langsung. Beliau sedang ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan. Semoga kegiatan workshop MGMP Fisika MA DIY ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi para guru,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan workshop seperti ini sangat penting dalam mendukung peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam mengembangkan inovasi pembelajaran fisika di madrasah. Menurutnya, kreativitas guru dalam membuat alat peraga menjadi salah satu upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan mudah dipahami peserta didik.
Workshop yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut diikuti oleh 24 anggota MGMP Fisika MA DIY dari berbagai madrasah aliyah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan menghadirkan dua narasumber penerima Science Education Award dari Indonesia Toray Science Foundation, yakni Iksan Taufik Hidayanto dan Arif Alfatah.
Acara berlangsung lancar dan penuh antusiasme dengan sesi pemaparan materi dan diskusi praktik alat peraga fisika sederhana yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di kelas.

Trims atas penularaan ilmunya,barokah 🤲🤲🤲
BalasHapus